Senin, 04 Agustus 2008

Omzet Perdagangan Trenggiling Miliaran Rupiah

METRO BANJAR/DONNY SOPHANDI
Dikutip dari Harian KOMPAS, Sabtu, 2 Agustus 2008 halaman 23.

PALEMBANG, JUMAT - Perdagangan trenggiling secara ilegal yang berpusat di Palembang, Sumatera Selatan diperkirakan menghasilkan omzet ratusan miliar rupiah per bulan.
Data Bareskrim Mabes Polri menyebutkan, harga trenggiling dari pengumpul lokal Rp 250.000 per kilogram. Harga daging trenggiling di pasar internasional mencapai 112 dollar AS per kilogram (sekitar Rp 1 juta), dan harga jual daging trenggiling di restoran mencapai 210 dolar AS per kilogram (sekitar Rp 1,9 juta). Sedangkan harga sisik trenggiling mencapai 1 dolar AS per keping.
Menurut Direktur V Tipiter Mabes Polri, Brigjen Sunaryono, Jumat (1/8) di gudang tempat pengumpulan trenggiling di Jalan Irigasi, Palembang, trenggiling dipasok dari Sumsel, Jambi, dan Bengkulu dalam keadaan hidup.
Dari gudang tersebut, polisi menyita 8,2 ton daging trenggiling beku yang disimpan dalam empat kontainer. Polisi juga menyita 478 kilogram labi-labi beku, 85 empedu trenggiling, dan 50 kilogram sisik trenggiling. Polisi telah menahan tiga tersangka yaitu EKS (29) warga Malaysia, HSH (38), dan MRS (56) keduanya warga Palembang.

[Kembali]

Tidak ada komentar: